Southampton Singkirkan Arsenal 2-1, The Gunners Gagal ke Semifinal Piala FA

Southampton – Arsenal harus mengubur mimpi melaju ke semifinal Piala FA 2025/2026 setelah tumbang 1-2 dari Southampton di babak perempatfinal. Bermain di St Mary’s, Minggu (5/4/2026) dini hari WIB, The Gunners tersingkir meski sempat menguasai jalannya pertandingan.
Tim asuhan Mikel Arteta tampil dominan sejak menit awal. Arsenal mengendalikan permainan selama sekitar setengah jam pertama dan beberapa kali menciptakan peluang, namun tak satu pun berhasil dikonversi menjadi gol.
Di tengah tekanan tim tamu, Southampton justru mencuri keunggulan lebih dulu pada menit ke-35. Ross Stewart sukses memanfaatkan bola setelah Ben White gagal mengantisipasi umpan lambung, lalu melepaskan tendangan yang menembus gawang Arsenal untuk membawa tuan rumah unggul 1-0.
Tertinggal satu gol, Arsenal berupaya meningkatkan intensitas serangan. Max Dowman yang aktif di sisi kanan sempat memberi ancaman, tetapi usaha pemain muda itu belum cukup untuk membongkar pertahanan Southampton hingga babak pertama berakhir.
Selepas jeda, Southampton nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-61. Leo Scienza menusuk dari sisi kiri ke dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan, namun bola hanya membentur mistar gawang.
Arsenal akhirnya mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-68. Viktor Gyokeres mencatatkan namanya di papan skor setelah sukses menyambar umpan tarik Kai Havertz, membuat skor berubah menjadi 1-1 dan membuka kembali harapan tim tamu.
Namun momentum itu gagal dimaksimalkan Arsenal. Saat laga tampak mengarah ke akhir yang ketat, Southampton kembali menghukum lini belakang Meriam London lewat gol Shea Charles pada menit ke-85.
Gol telat tersebut memastikan kemenangan 2-1 bagi Southampton sekaligus mengantar klub Championship itu melaju ke semifinal Piala FA. Hasil ini juga menjadi kejutan besar mengingat Arsenal datang sebagai tim unggulan.
Bagi Arsenal, kekalahan ini menambah catatan pahit di ajang domestik musim ini. Dominasi penguasaan bola dan peluang yang lebih banyak tak cukup menyelamatkan pasukan Arteta dari eliminasi di tangan tim divisi kedua.
Southampton sendiri berhak melanjutkan langkah ke empat besar dengan modal kemenangan bersejarah atas salah satu kandidat juara. Tampil disiplin dan efektif, tuan rumah menunjukkan ketajaman di momen-momen krusial yang menentukan hasil akhir.






