Alaku

Vinicius Akui Ruang Ganti Real Madrid Memanas, Kurang Sosok Pemimpin Jadi Sorotan

Momen Vinicius dan Mbappe berselebrasi sesuai mencetak goal (Sumber foto: tribunnews)
Jakarta – Suasana ruang ganti Real Madrid dikabarkan memanas sepanjang musim 2025/26. Ketegangan antar pemain hingga konflik internal disebut menjadi salah satu masalah besar yang memengaruhi performa tim musim ini.

Beberapa insiden bahkan mencuri perhatian publik sepak bola Eropa. Salah satunya adalah perkelahian antara Aurelien Tchouameni dan Fede Valverde dalam sesi latihan Madrid. Kedua pemain disebut terlibat adu pukul akibat tensi tinggi di dalam tim.

Tak hanya itu, bek tangguh Antonio Rudiger juga dikabarkan sempat menampar rekan setimnya, Alvaro Carreras. Situasi ruang ganti Los Blancos semakin rumit setelah beberapa pemain disebut bersitegang dengan pelatih Alvaro Arbeloa.

Jakarta – Penyerang andalan Madrid, Vinicius Junior, akhirnya angkat bicara terkait kondisi internal tim. Ia mengakui bahwa Real Madrid saat ini kekurangan figur pemimpin berpengalaman di ruang ganti.

Menurut Vinicius, kepergian sejumlah pemain senior membuat tim kehilangan sosok penting yang selama ini menjaga keharmonisan skuad. Nama-nama seperti Nacho Fernandez, Luka Modric, dan Toni Kroos disebut memiliki pengaruh besar terhadap atmosfer tim.

Selain itu, cedera yang dialami Dani Carvajal juga membuat ruang ganti Madrid kehilangan salah satu pemain senior yang berpengaruh.

“Kami tidak punya Nacho, Modric atau Kroos, dan Carvajal cedera. Mereka memberi banyak pengalaman ke ruang ganti,” ujar Vinicius seperti dikutip dari Football Espana.

Jakarta – Sebagai salah satu dari empat kapten tim musim ini, Vinicius mengaku dirinya dan Valverde memang memiliki banyak pengalaman di atas lapangan, namun belum cukup matang dalam memimpin ruang ganti.

“Saya atau Fede punya banyak pengalaman di lapangan, tapi tidak di ruang ganti. Kami tidak cukup berpengalaman untuk menanggung beban itu, kami harus terus belajar,” lanjut Vinicius.

Meski begitu, pemain asal Brasil tersebut optimistis kondisi tim akan membaik pada musim depan. Ia percaya pengalaman pahit musim ini akan menjadi pelajaran penting bagi seluruh skuad Real Madrid.

“Musim ini kami belajar banyak soal ruang ganti. Musim depan ruang ganti kami akan lebih baik, lebih kompak, lebih baik sebagai tim,” katanya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan