PSG vs Arsenal Berakhir 1-1 di Waktu Normal, Final Liga Champions 2025/2026 Dilanjutkan ke Extra Time

BUDAFEST – Final Liga Champions 2025/2026 antara Paris Saint-Germain dan Arsenal berlangsung sengit hingga akhir waktu normal. Kedua tim bermain imbang 1-1 setelah 90 menit pertandingan plus injury time di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Sabtu (30/5/2026).
Hasil imbang tersebut membuat laga final Liga Champions 2025/2026 harus berlanjut ke babak extra time selama 2×15 menit untuk menentukan siapa yang berhak mengangkat trofi paling bergengsi di Eropa.
Arsenal Unggul Cepat Lewat Kai Havertz
Arsenal langsung mengejutkan PSG saat pertandingan baru berjalan enam menit. Gol bermula dari sapuan Marquinhos yang membentur Leandro Trossard dan membuat bola jatuh ke kaki Kai Havertz.
Penyerang asal Jerman itu kemudian melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras dari sudut sempit sisi kiri. Bola gagal dihalau Matvey Safonov dan membawa The Gunners unggul 1-0.
Setelah tertinggal, PSG mencoba mengambil alih permainan. Namun, rapatnya pertahanan Arsenal membuat tim asal Prancis itu kesulitan menciptakan peluang berbahaya.
Fabian Ruiz sempat mendapatkan kesempatan emas pada menit ke-13 setelah menerima umpan Desire Doue, tetapi sepakannya masih melebar dari sasaran.
Arsenal juga hampir menambah keunggulan pada menit ke-26. Umpan silang Bukayo Saka mengarah ke Leandro Trossard yang sudah berada di depan gawang, namun Safonov bergerak cepat keluar dari sarangnya untuk mengamankan bola.
PSG Meningkatkan Tekanan
Memasuki pertengahan babak pertama, PSG mulai tampil lebih agresif. Ousmane Dembele mendapatkan peluang lewat serangan balik pada menit ke-37, tetapi tendangan kerasnya berhasil diblok Gabriel Magalhaes.
Menjelang turun minum, PSG terus menekan pertahanan Arsenal. Fabian Ruiz memperoleh peluang dari bola liar hasil sapuan Piero Hincapie pada menit ke-43, namun sundulannya masih melambung di atas mistar gawang.
PSG akhirnya mencatatkan tembakan tepat sasaran pada masa injury time babak pertama melalui Fabian Ruiz. Namun, David Raya masih mampu mengamankan bola dengan baik.
Skor 1-0 untuk Arsenal bertahan hingga jeda pertandingan.
Penalti Dembele Selamatkan PSG
Babak kedua dimulai dengan dominasi PSG yang terus menguasai jalannya pertandingan. Achraf Hakimi sempat mengancam melalui tendangan bebas pada menit ke-55, tetapi David Raya kembali tampil sigap.
Momen penting terjadi pada menit ke-62 saat Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan Cristhian Mosquera di dalam kotak penalti. Setelah melakukan pengecekan VAR, wasit memutuskan memberikan hadiah penalti untuk PSG.
Ousmane Dembele yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tembakan ke sudut kiri bawah gawang gagal dijangkau Raya dan mengubah skor menjadi 1-1 pada menit ke-65.
Gol tersebut membuat PSG semakin percaya diri. Vitinha dan Kvaratskhelia bergantian mengancam gawang Arsenal, bahkan tembakan Kvaratskhelia pada menit ke-77 hanya membentur tiang gawang.
Laga Berlanjut ke Extra Time
Pelatih Arsenal mencoba mengubah jalannya pertandingan dengan memasukkan beberapa pemain segar seperti Jurrien Timber, Viktor Gyokeres, Gabriel Martinelli, dan Noni Madueke.
Meski demikian, Arsenal belum mampu menciptakan peluang berbahaya yang benar-benar mengancam gawang PSG. Sebaliknya, PSG hampir membalikkan keadaan pada menit-menit akhir melalui Vitinha dan Bradley Barcola, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tetap bertahan.
Hingga peluit panjang dibunyikan, PSG dan Arsenal masih sama kuat 1-1. Dengan tidak adanya pemenang dalam waktu normal, final Liga Champions 2025/2026 pun harus dilanjutkan ke babak extra time.
Susunan Pemain PSG vs Arsenal
PSG
Safonov; Hakimi, Marquinhos, Pacho, Mendes; Ruiz, Vitinha, Neves; Doue, Dembele, Kvaratskhelia (Barcola 83′).
Arsenal
Raya; Mosquera (Timber 66′), Saliba, Gabriel, Hincapie; Rice, Lewis-Skelly; Saka (Madueke 83′), Odegaard (Gyokeres 66′), Trossard (Martinelli 83′); Havertz.
Pertandingan PSG vs Arsenal di final Liga Champions 2025/2026 masih terbuka lebar. Kedua tim kini akan berjuang habis-habisan di babak extra time demi meraih gelar juara Eropa.






