Perbandingan Statistik Australia Vs Timnas Indonesia Menjelang Laga Kualifikasi Piala Dunia 2026

Jakarta – Pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Australia dan Timnas Indonesia akan menjadi salah satu laga yang dinanti. Kedua tim memiliki komposisi pemain yang menarik, dengan banyaknya pemain yang berkarier di luar negeri dan nilai pasar yang cukup tinggi. Berikut adalah perbandingan statistik antara kedua tim menjelang duel penting ini.
Perbandingan Statistik Australia Vs Timnas Indonesia
| Kategori | Australia | Indonesia |
|---|---|---|
| Usia Rata-rata | 28 Tahun | 25 Tahun |
| Pemain Abroad | 16 Pemain | 21 Pemain |
| Market Value | 416 Miliar | 649 Miliar |
| FIFA Ranking | 26 | 127 |
Secara statistik, Timnas Indonesia memiliki lebih banyak pemain abroad dibandingkan Australia. Namun, Australia unggul dari segi peringkat FIFA dengan selisih yang cukup jauh, menunjukkan pengalaman dan kekuatan mereka di level internasional.
Pemain Termuda dan Tertua dari Kedua Tim
Marselino Ferdinan (20 tahun) menjadi pemain termuda di skuad Timnas Indonesia. Gelandang muda yang kini bermain di Oxford United ini merupakan salah satu prospek terbaik sepak bola Indonesia.
Sementara di Timnas Australia, pemain termuda adalah Nectarios Triantis (21 tahun), yang bermain untuk Hibernian FC di Liga Skotlandia. Triantis dikenal sebagai bek berbakat dengan fisik yang kuat.
Pemain tertua Indonesia adalah Jordi Amat (32 tahun), yang berpengalaman di kompetisi Eropa sebelum membela Johor Darul Ta’zim. Sedangkan di kubu Australia, Aziz Behich (34 tahun) menjadi pemain tertua yang masih aktif berkompetisi di Melbourne City.
Market Value Semua Pemain Dari Kedua Tim
Dari segi market value, Timnas Indonesia memiliki total nilai pasar sebesar 649 Miliar Rupiah, lebih tinggi dibandingkan Australia yang memiliki 416 Miliar Rupiah. Hal ini menunjukkan semakin banyaknya pemain Indonesia yang bermain di kompetisi luar negeri dengan nilai pasar yang meningkat.
Pemain dengan market value tertinggi dari Timnas Indonesia adalah Mees Hilgers (161 Miliar Rupiah) yang bermain untuk Twente. Sedangkan di Australia, pemain dengan nilai pasar tertinggi adalah Aiden O’Niell (53 Miliar Rupiah) yang bermain untuk Standard Liege.
Secara keseluruhan, meskipun Indonesia unggul dalam jumlah pemain abroad dan market value, Australia tetap lebih unggul dalam pengalaman dan peringkat FIFA. Laga ini akan menjadi ujian besar bagi Timnas Indonesia untuk menunjukkan perkembangan mereka di panggung internasional.





