Vara Sefti Rahmadani kembali mencatatkan prestasi membanggakan bagi Indonesia setelah meraih medali perunggu pada ajang Asia Mountain Bike Series UCC India–1 di kelas Women Elite yang berlangsung 26–28 Februari 2026.
Vara Sefti Rahmadani kembali mencatatkan prestasi membanggakan bagi Indonesia setelah meraih medali perunggu pada ajang Asia Mountain Bike Series UCC India–1 di kelas Women Elite yang berlangsung 26–28 Februari 2026.

Vara Sefti Rahmadani Rebut Perunggu Asia MTB Series India

Diposting pada
Editor: Oktaliansyah

Lubuk Linggau – Vara Sefti Rahmadani kembali mencatatkan prestasi membanggakan bagi Indonesia setelah meraih medali perunggu pada ajang Asia Mountain Bike Series UCC India–1 di kelas Women Elite yang berlangsung 26–28 Februari 2026. Capaian ini menegaskan konsistensi atlet sepeda asal Kota Lubuk Linggau tersebut di level internasional.

Keberhasilan di Asia Mountain Bike Series UCC India–1 menjadi tambahan deretan prestasi yang sebelumnya telah ia torehkan, baik saat membela Kota Lubuk Linggau maupun mewakili Provinsi Sumatera Selatan di berbagai kejuaraan nasional.

Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat, menyampaikan apresiasi atas raihan tersebut. Ia menilai kerja keras atlet, pelatih, dan ofisial berbuah hasil maksimal di ajang bergengsi tersebut.

“Alhamdulillah. Selamat buat Vara yang sudah memberikan kebanggaan untuk Indonesia dan Kota Lubuk Linggau khususnya. Selamat juga untuk ISSI Lubuk Linggau yang dikomandoi Kak Rio dan ISSI Sumsel yang dikomandoi Kak Dodi Sohe atas pembinaan yang sangat luar biasa, sehingga Vara Sefti bisa menjadi juara di ajang event internasional,” ungkap pria yang akrab disapa Yoppy Karim ini, Jumat (27/2/2026).

Sebelum tampil dan meraih medali di Asia Mountain Bike Series UCC India–1, Vara bersama satu atlet Sumatera Selatan lainnya, Jasmine Az-Zahra Setyobudi dari kelas BMX Racing, lebih dulu mendapat panggilan mengikuti Pelatihan Nasional (Pelatnas) oleh Indonesia Cycling Federation (ICF).

Ketua Pengprov ICF Sumsel, Leonardi Sohe, mengatakan pemanggilan tersebut menjadi bukti konsistensi pembinaan olahraga sepeda di daerahnya.

“Sejak 2015 saya membina atlet di Lubuk Linggau, sampai sekarang menjadi Ketua Pengprov Sumsel. Alhamdulillah Sumsel sudah menjadi salah satu penyumbang atlet tingkat nasional,” ujar Dodi, sapaan akrabnya saat dihubungi, Jumat (20/2/2026) lalu.

Menurutnya, dari sisi pembinaan dan capaian prestasi, Sumatera Selatan kini masuk dalam lima besar kekuatan olahraga sepeda nasional.

“Kita hanya kalah dari 4 Provinsi di Jawa, selebihnya kita mendominasi di Sumatera, baik dari segi pembinaan atlet, capaian prestasi dan penyaluran atlet ke tingkat nasional dan internasional,” ujar Dodi.

Ia berharap kesempatan mengikuti Pelatnas dapat dimanfaatkan maksimal oleh para atlet, termasuk untuk membuka peluang tampil lebih luas di kancah dunia setelah keberhasilan di Asia Mountain Bike Series UCC India–1.

“Momen ini harus dimanfaatkan, agar bisa tampil dan menunjukkan kemampuan di tingkat internasional,” jelas Dodi.

Ketua Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Kota Lubuk Linggau, Febrio Fadilah, juga menyampaikan kebanggaannya atas capaian atlet binaannya yang mampu menembus Pelatnas sekaligus menyumbang medali di level internasional.

“Bangga atas capaian ini. Semoga nantinya mereka bisa kembali mengharumkan nama Indonesia, Provinsi Sumsel serta khususnya Kota Lubuk Linggau,” ungkap Rio.

Gambar Gravatar
Penulis sepak bola yang menghadirkan ulasan pertandingan, kabar terbaru, dan prediksi dengan pendekatan berbasis data serta bahasa yang ringan. Berkomitmen menyajikan informasi yang akurat, tajam, dan mudah dinikmati oleh semua kalangan pecinta sepak bola.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *