London – Manchester City memastikan gelar juara FA Cup usai menundukkan Chelsea F.C. dengan skor tipis 1-0 pada final di Stadion Wembley, Sabtu (16/5/2026) malam WIB.
Gol tunggal kemenangan The Citizens dicetak Antoine Semenyo pada menit ke-72. Pemain asal Ghana itu sukses memanfaatkan umpan silang Erling Haaland lewat sontekan back-heel yang gagal dibendung penjaga gawang Chelsea.
Kemenangan tersebut sekaligus mengantar Manchester City meraih trofi Piala FA kedelapan sepanjang sejarah klub. Raihan itu membuat City kini sejajar dengan Liverpool F.C., Chelsea F.C., dan Tottenham Hotspur F.C. yang sama-sama mengoleksi delapan gelar Piala FA.
Sementara itu, status klub tersukses di kompetisi tersebut masih dipegang Arsenal F.C. dengan 14 gelar, disusul Manchester United F.C. yang telah meraih 13 trofi.
Bagi Manchester City, trofi ini menjadi gelar kedua musim 2025/2026 setelah sebelumnya menjuarai EFL Cup atau Carabao Cup usai mengalahkan Arsenal di partai final.
Gelandang senior City, Bernardo Silva, mengaku pertandingan berlangsung sulit karena Chelsea tampil agresif terutama pada awal babak kedua.
“Gol tadi fantastis. Di final tidak ada favorit. Mereka menekan kami terus-menerus dan itu tidak mudah,” ujar Bernardo Silva seperti dikutip BBC Sport.
Keberhasilan meraih dobel gelar domestik ini menjadi yang kedua bagi Manchester City di era pelatih Pep Guardiola setelah sebelumnya pernah mencatatkan pencapaian serupa pada musim 2018/2019.
City bahkan masih berpeluang menyempurnakan musim dengan meraih treble domestik. Saat ini Haaland dan kawan-kawan masih bersaing dalam perebutan gelar Premier League dan hanya terpaut dua poin dari Arsenal dengan dua laga tersisa.
Di sisi lain, kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Chelsea di final Piala FA setelah gagal memanfaatkan sejumlah peluang sepanjang pertandingan.





