FIFA Batalkan Penjualan Saham Piala Dunia, UEFA Sebut Kemenangan Sepak Bola

Nyon – FIFA resmi membatalkan rencana penjualan saham Piala Dunia setelah mendapat penolakan luas dari berbagai konfederasi sepak bola dunia. Keputusan tersebut disambut positif oleh UEFA yang menyebut langkah itu sebagai kemenangan bagi masa depan sepak bola.
Pembatalan itu sekaligus menghentikan rencana pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE), perusahaan yang sebelumnya disiapkan untuk mengelola berbagai aset komersial FIFA, termasuk hak siar, penjualan tiket, hingga membuka peluang masuknya investor melalui kepemilikan saham Piala Dunia.
Rencana tersebut sempat memicu kontroversi karena dinilai dapat menggeser tata kelola sepak bola ke arah kepentingan bisnis. UEFA bahkan menjadi salah satu pihak yang paling keras menolak, dengan ancaman memboikot Piala Dunia apabila kebijakan tersebut tetap dijalankan.
Dalam pernyataan resminya, UEFA menyambut baik keputusan FIFA menghentikan proyek tersebut. Federasi sepak bola Eropa itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang bersama-sama menolak wacana penjualan saham ajang sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.
“Ini adalah kemenangan bagi seluruh sepak bola. Tetapi ini tidak boleh menjadi akhir dari cerita. Proposalnya telah gagal. Tugas membangun kembali kepercayaan pada FIFA baru saja dimulai,” demikian pernyataan UEFA.
Meski mengapresiasi pembatalan tersebut, UEFA menegaskan perlunya evaluasi terhadap proses yang melahirkan proposal itu. Organisasi tersebut menilai rencana pendirian FFE merupakan kesepakatan yang tidak transparan dan meminta pihak-pihak yang terlibat dimintai pertanggungjawaban.
Di sisi lain, Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan keputusan menghentikan proyek FFE diambil setelah mendengar berbagai masukan dari 211 asosiasi anggota FIFA. Menurutnya, mayoritas anggota menilai usulan tersebut justru memicu perpecahan di internal organisasi.
“Setelah mendengarkan dengan saksama semua pandangan, menjadi jelas bahwa proyek ini telah menimbulkan perpecahan, yang tidak lagi sejalan dengan tujuan yang ditetapkan sejak awal,” ujar Infantino.
Ia menegaskan tujuan utama FIFA tetap menjaga persatuan seluruh federasi sepak bola dunia. Karena itu, usulan pembentukan FFE dan penjualan saham Piala Dunia dipastikan tidak akan dilanjutkan.
“Tujuan kami selalu—dan akan selalu—adalah untuk mempersatukan dan meningkatkan. Oleh karena itu, usulan ini tidak akan dilanjutkan,” kata Infantino.
Ke depan, Infantino menyatakan akan kembali membuka dialog dengan seluruh konfederasi dan asosiasi anggota guna memperkuat kerja sama dalam mengembangkan sepak bola, terutama bagi negara-negara yang masih membutuhkan dukungan pengembangan olahraga tersebut.






