Jakarta – Manajer Timnas Indonesia U-20, Ahmed Zaki, menjelaskan alasan di balik ketidakhadiran Welber Jardim dalam pemusatan latihan menjelang Kualifikasi Piala Asia U-20 2025. Keputusan keluarga menjadi latar belakang utama di balik situasi ini.
Welber masuk dalam daftar 30 pemain yang dipanggil untuk pemusatan latihan (TC). Namun, sang pemain tidak kunjung hadir hingga batas akhir pendaftaran, yang menyebabkan namanya tidak terdaftar dalam skuad final yang terdiri dari 23 pemain.
Sebenarnya, pelatih kepala Indra Sjafri masih menunggu kedatangan Welber hingga Minggu, 22 September 2024. Namun, karena Welber tidak datang, Indra memutuskan untuk tidak menyertakan bek sayap tersebut dalam skuad final.
Ahmed Zaki meluruskan isu terkait ketidakhadiran Welber. Ia menyampaikan bahwa klub Welber, Sao Paulo, telah memberikan izin untuk bergabung, dan tiket pesawat pun telah disiapkan oleh PSSI.
“Welber ini dari klub sudah diberikan izin, dan dari PSSI sudah mengirim tiket walaupun dari klubnya di sana mungkin jadwalnya cukup padat,” kata Ahmed Zaki kepada wartawan di Stadion Madya, Jakarta, Rabu, 25 September 2024.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa keputusan untuk tidak berangkat datang dari orang tua Welber, yang lebih memilih agar putranya tetap di Brasil. “Dari informasi terakhir, memang ibunya yang mengirimkan informasi bahwa Welber tidak berangkat. Kalau dari timnya sudah ada pelepasan ke Timnas U-20, klubnya sudah melepas ke timnas,” ungkapnya.
Meskipun Welber tidak bergabung, Ahmed Zaki menegaskan bahwa pihaknya tidak merasa masalah, karena masih ada banyak pemain lain yang bisa diandalkan.





