Jakarta – Calvin Verdonk merupakan salah satu pemain naturalisasi yang menjadi andalan Timnas Indonesia. Pemain yang kini berusia 27 tahun ini dikenal sebagai bek serba bisa dengan kemampuan bertahan dan membangun serangan dari lini belakang.
Perjalanan Karier Calvin Verdonk
Calvin Verdonk lahir di Dordrecht, Belanda, pada 26 Februari 1997. Memulai karier mudanya di akademi Feyenoord, ia berhasil menembus tim utama pada 2016. Namun, kesempatan bermainnya di Feyenoord masih terbatas sehingga ia dipinjamkan ke berbagai klub untuk menambah pengalaman.
Karier lengkap Calvin Verdonk di level klub:
- Feyenoord (2015-2020): 33 penampilan, 2 gol, 47 clean sheet.
- PEC Zwolle (2016-2017, pinjaman): 19 penampilan, 1 gol, 5 clean sheet.
- NEC Nijmegen (2017-2018, pinjaman): 37 penampilan, 2 gol, 10 clean sheet.
- Twente (2019-2020, pinjaman): 24 penampilan, 1 gol, 27 clean sheet.
- Famalicao (2020-2022): 15 penampilan, 1 gol, 15 clean sheet.
- NEC Nijmegen (2021-2022, pinjaman): 21 penampilan, 1 gol, 9 clean sheet.
- NEC Nijmegen (2022-Sekarang): 151 penampilan, 8 gol, 20 clean sheet.
Di NEC Nijmegen, Calvin menjadi pemain kunci dengan konsistensi permainan yang baik. Musim lalu, ia mencatatkan 40 penampilan, termasuk 33 laga di Eredivisie.
Karier Internasional dengan Timnas Indonesia
Setelah dipanggil oleh pelatih Shin Tae-yong, Calvin Verdonk resmi memperkuat Timnas Indonesia pada 2022. Hingga kini, ia telah mencatatkan:
- 7 penampilan dengan 2 clean sheet di Timnas Indonesia.
Permainannya yang tenang dan efektif membuatnya diharapkan menjadi pemain kunci dalam skema permainan pelatih baru Patrick Kluivert.
Hubungan Darah dengan Indonesia
Meskipun lahir dan besar di Belanda, Calvin Verdonk memiliki darah Indonesia dari sang nenek. Keturunan Indonesia ini menjadi dasar bagi Calvin untuk memperkuat Timnas Indonesia sesuai aturan FIFA.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan pengalaman bermain di berbagai klub top Eropa, Calvin Verdonk diharapkan dapat memberikan pengaruh positif bagi Timnas Indonesia. Kehadirannya diharapkan mampu menginspirasi pemain lokal dan membantu Indonesia meraih prestasi lebih tinggi di Piala Asia maupun Kualifikasi Piala Dunia 2026.





