Alaku

Sriwijaya FC Terkena Hukuman Pengurangan Poin

Sriwijaya FC Terkena Hukuman Pengurangan Poin – Foto Dok Detik

Lebih lanjut, Faisal Mursyid mengungkapkan bahwa mereka juga akan mempertimbangkan kemungkinan mengajukan peninjauan kembali (PK) kepada Ketua Umum PSSI, Erick Thohir. Ia menjelaskan, “Makanya kita lihat mana ketentuan yang baru ini. Karena kode disiplin ini baru, tahun 2023, kita pelajari dulu keputusan ini apakah bisa ajukan PK kepada Ketua Umum PSSI, apakah masih bisa memungkinkan.”

Pengajuan peninjauan kembali menjadi salah satu langkah hukum yang bisa diambil untuk mengklarifikasi dan memperjuangkan hak Sriwijaya FC dalam kasus ini. Manajemen klub berharap bahwa langkah-langkah hukum ini akan membantu mereka mencapai keadilan dan memperbaiki situasi yang tengah dihadapi oleh tim mereka.

Sriwijaya FC harus merasakan konsekuensi berat setelah Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) menjatuhkan hukuman atas pelanggaran regulasi yang dilakukan oleh klub tersebut. Keputusan ini berdampak besar pada perjalanan Sriwijaya FC di Liga 2 Indonesia 2023/2024.

Hukuman ini berawal dari pertandingan antara Sriwijaya FC dan Semen Padang yang berlangsung pada Minggu, 1 Oktober 2023. Sriwijaya FC dihukum oleh PSSI karena mereka tidak menyertakan pemain U-21 dalam starting XI, sebuah pelanggaran yang dianggap serius dalam kompetisi Liga 2 Indonesia.

PSSI merujuk pada Pasal 23 ayat 3, dan ayat 10 Regulasi Pegadaian Liga 2 Tahun 2023-2024 jo Pasal 56 ayat 1 poin (i) dan ayat 2 jo Pasal 141 jo Pasal 13 ayat 2 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023 untuk mengambil keputusan tersebut. Pelanggaran ini dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap regulasi kompetisi.

1 2 3 4

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan