Alaku

Gianni Infantino Masih Aman Jadi Presiden FIFA, Siap Maju Lagi pada Pemilihan 2027

Gianni Infantino sebagai presiden FIFA (Sumber foto: kompas bola)

JAKARTA – Gianni Infantino dipastikan masih mempertahankan posisinya sebagai Presiden FIFA meski sempat menuai kritik dari berbagai pihak. Pria asal Swiss tersebut bahkan optimistis akan kembali mencalonkan diri untuk masa jabatan keempat pada pemilihan Presiden FIFA yang dijadwalkan berlangsung pada Maret 2027.

Sebelumnya, Gianni Infantino mengusulkan pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE), sebuah anak perusahaan yang dirancang untuk mengelola hak siar, penjualan tiket, hingga peluang penjualan saham Piala Dunia kepada investor swasta. Gagasan tersebut memicu kontroversi karena dianggap membawa sepak bola ke arah yang terlalu komersial.

Namun, rencana tersebut akhirnya tidak berlanjut setelah FIFA melakukan pemungutan suara kepada 211 asosiasi anggota. Lebih dari separuh anggota menolak usulan tersebut sehingga proyek FIFA Forward Enterprise resmi dibatalkan.

Penolakan itu membuat posisi Gianni Infantino kembali menjadi sorotan. Selain kritik terhadap kebijakan FFE, kedekatannya dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga memunculkan pertanyaan mengenai independensi dan netralitas kepemimpinan FIFA.

Meski mendapat tekanan dari sejumlah tokoh sepak bola dunia yang mendesaknya mundur, laporan terbaru dari media Prancis menyebut posisi Infantino sebagai Presiden FIFA masih sangat kuat. Hingga kini belum ada langkah konkret yang mampu menggoyahkan kepemimpinannya.

Menurut Statuta FIFA Pasal 25, presiden sebenarnya dapat digugat melalui penyelenggaraan kongres luar biasa apabila sedikitnya 20 persen asosiasi anggota FIFA mengajukan permintaan resmi. Mekanisme tersebut berpotensi membuka jalan bagi mosi tidak percaya terhadap presiden yang sedang menjabat.

Dalam skenario tersebut, UEFA memiliki pengaruh besar karena mewakili sekitar 26 persen anggota FIFA yang memiliki hak suara. Dukungan dari konfederasi sepak bola Eropa itu dinilai sangat menentukan apabila ingin menginisiasi proses pergantian kepemimpinan.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada satu pun anggota UEFA, termasuk Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), yang secara resmi mengajukan permintaan kongres luar biasa. Kondisi tersebut membuat posisi Gianni Infantino tetap aman menjelang pemilihan Presiden FIFA berikutnya.

Pemilihan Presiden FIFA dijadwalkan berlangsung di Rabat, Maroko, pada Maret 2027. Seluruh asosiasi anggota FIFA akan memberikan suara untuk menentukan pemimpin organisasi sepak bola dunia tersebut pada periode selanjutnya.

Gianni Infantino sendiri telah menyatakan keyakinannya untuk kembali maju sebagai kandidat. Jika terpilih, ia akan memasuki masa jabatan keempat sebagai Presiden FIFA, meski diperkirakan tingkat dukungan terhadapnya akan menjadi salah satu sorotan utama dalam proses pemilihan mendatang.

Bagi penggemar sepak bola yang ingin mengikuti perkembangan berita olahraga internasional, termasuk kabar terbaru seputar FIFA dan kompetisi dunia, dapat mengakses socolive sebagai salah satu referensi informasi.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan