Juventus Tumbang dari Fiorentina di Turin, Peluang Finis Atas Kian Tertekan

Turin – Juventus menelan kekalahan menyakitkan saat menjamu Fiorentina pada pekan ke-37 Serie A 2025/2026. Bermain di Allianz Stadium, Minggu (17/5), Bianconeri dipaksa menyerah 0-2 dari La Viola.
Tim tamu tampil lebih agresif sejak awal pertandingan dan mampu memanfaatkan tekanan yang gagal diantisipasi lini belakang Juventus. Sementara tuan rumah kesulitan mengembangkan permainan sepanjang laga.
Juventus sebenarnya sempat memperoleh peluang lebih dulu lewat Manuel Locatelli pada menit ke-15. Namun, tembakan jarak jauhnya masih mampu diamankan David de Gea.
Lima menit berselang, Dusan Vlahovic nyaris membawa Juventus unggul usai memanfaatkan kesalahan Cher Ndour. Akan tetapi, De Gea kembali tampil sigap di bawah mistar Fiorentina.
Fiorentina akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-34. Berawal dari kombinasi Manor Solomon dan Jack Harrison, bola mengarah ke Cher Ndour yang melepaskan tembakan keras dan gagal dihentikan Michele Di Gregorio.
Juventus mencoba merespons sebelum turun minum melalui Kenan Yildiz. Namun, penyelamatan De Gea kembali menggagalkan peluang tuan rumah menyamakan skor.
Memasuki babak kedua, Juventus meningkatkan intensitas serangan demi mengejar ketertinggalan. Upaya itu sempat membuahkan hasil ketika Vlahovic mencetak gol pada menit ke-70.
Namun, gol tersebut dianulir setelah wasit melakukan pengecekan melalui VAR dan memutuskan Vlahovic berada dalam posisi offside.
Dalam momen yang sama, Fiorentina harus bermain dengan 10 orang setelah Luca Ranieri diganjar kartu merah. Situasi itu membuat Juventus semakin intens menekan pertahanan lawan.
Meski unggul jumlah pemain, Juventus justru kembali kebobolan di tengah upaya memburu gol penyeimbang. Fiorentina memanfaatkan serangan balik cepat yang diselesaikan Rolando Mandragora lewat tembakan dari luar kotak penalti pada menit ke-83.
Gol tersebut memastikan kemenangan 2-0 Fiorentina sekaligus memperbesar tekanan terhadap Juventus jelang berakhirnya musim Serie A 2025/2026.






