Jakarta, Alaku News – Timnas Indonesia bersiap memulai perjalanan mereka di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026, tetapi situasi yang muncul di media Vietnam menimbulkan beberapa keraguan tentang kondisi tim tersebut. Indonesia, yang telah melewati Brunei Darussalam di putaran pertama, kini berada di Grup F bersama Vietnam, Irak, dan Filipina.
Pasukan Shin Tae-yong mengesankan dalam kualifikasi sebelumnya, mengalahkan Brunei Darussalam dengan agregat mencolok 12-0 dalam dua leg pertandingan. Namun, jelang laga pembuka putaran kedua yang akan digelar pada 16 November 2023, media Vietnam menyatakan ada dua faktor yang dianggap merugikan Timnas Indonesia.
Faktor pertama yang disorot adalah kondisi fisik para pemain Timnas Indonesia. Meskipun tim ini menunjukkan performa yang sangat baik di babak sebelumnya, media Vietnam mencatat bahwa Timnas Indonesia mungkin menghadapi kesulitan karena jadwal yang padat dan seringnya perjalanan. Kondisi fisik para pemain menjadi perhatian utama mengingat perjalanan panjang ke berbagai negara Asia untuk pertandingan tandang.
Timnas Indonesia menghadapi tantangan persiapan unik jelang laga krusial melawan Irak dalam rangkaian Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Asia. Keputusan terkait jadwal pemusatan latihan para pemain Timnas Indonesia yang bermain di liga lokal dan mereka yang bermain di luar negeri telah menimbulkan kontroversi, di mana beberapa pihak melihatnya sebagai faktor yang bisa merugikan timnas.
Menurut informasi terbaru, para pemain Timnas Indonesia yang bermain di liga lokal akan berkumpul pada 12 November 2023, hanya sehari sebelum keberangkatan ke Irak. Rizky Ridho dan rekan-rekan akan berkumpul di tanah air dan kemudian terbang bersama-sama ke Irak. Sementara itu, para pemain yang bermain di luar negeri akan langsung terbang ke Irak tanpa perlu berkumpul di Indonesia terlebih dahulu. Sandy Walsh dan kolega akan melakukan persiapan mereka di luar negeri.





