Jakarta – Thom Haye, gelandang bintang Timnas Indonesia, resmi bergabung dengan Almere City, klub yang berlaga di Eredivisie Belanda. Pemain berusia 29 tahun ini menandatangani kontrak dengan Almere City hingga akhir musim panas 2025. Haye datang dengan status bebas transfer setelah meninggalkan SC Heerenveen pada akhir musim lalu. Kabar tersebut diumumkan langsung oleh Almere City pada Jumat (13/9/2024) siang WIB.
Dalam pernyataannya, Haye mengungkapkan rasa gembiranya bisa bergabung dengan Almere City. “Saya memilih Almere City dengan kepala dan hati saya. Saya telah berbicara baik dengan mereka dan saya yakin dengan strategi di dalam dan luar lapangan,” ujarnya melalui laman resmi klub. Haye juga menyatakan bahwa dia akan memberikan yang terbaik untuk membantu Almere City tetap bertahan di Eredivisie.
Karier Thom Haye dan Almere City: Klub ke-7 Sepanjang Kariernya
Bergabung dengan Almere City menjadikan klub ini sebagai tempat berlabuh ketujuh dalam karier Haye. Sebelumnya, ia pernah bermain untuk AZ Alkmaar, Willem II, Lecce, ADO Den Haag, NAC Breda, dan Heerenveen. Almere City, yang dikenal dengan julukan “De Zwarte Schapen” atau “Domba Hitam,” kini berharap bahwa kehadiran Haye akan membantu tim keluar dari zona degradasi.
Almere City sendiri adalah klub yang relatif baru dalam kancah sepak bola profesional Belanda. Didirikan pada 14 September 2001 dan bermarkas di Yanmar Stadium yang berkapasitas 4.501 kursi, klub ini merupakan klub profesional termuda di Belanda. Almere City pertama kali promosi ke Eredivisie pada tahun 2023 dan menutup musim di peringkat ke-18. Pada musim ini, mereka saat ini berada di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan hanya mengumpulkan satu poin dari empat pertandingan.
Sejarah Singkat Almere City: Dari Klub Amatir hingga Promosi ke Eredivisie
Almere City memiliki sejarah yang unik, berasal dari protes para penggemar klub DWS di Amsterdam pada tahun 1976. Para penggemar yang tidak setuju dengan penggabungan DWS, Volewijckers, dan Blauw-Wit menjadi FC Amsterdam, mendirikan klub baru bernama De Zwarte Schapen (Domba Hitam). Pada tahun 1995, klub ini pindah ke Almere dan berganti nama menjadi Sporting Flevoland. Kemudian, pada tahun 2001, nama klub berubah menjadi FC Omniworld setelah pemerintah kota Almere berupaya mempromosikan olahraga di wilayah tersebut.
FC Omniworld menjadi klub profesional pada tahun 2005 ketika bergabung dengan Eerste Divisie, kasta kedua sepak bola Belanda. Klub tersebut kemudian berganti nama menjadi Almere City pada tahun 2010 dan akhirnya berhasil promosi ke Eredivisie untuk pertama kalinya pada tahun 2023. Saat ini, Almere City tengah menjalani musim keduanya di kasta tertinggi sepak bola Belanda di bawah asuhan pelatih Hedwiges Maduro.
Harapan Besar pada Thom Haye di Almere City
Sebagai pemain keturunan Indonesia, Haye menambah daftar pemain berdarah Indonesia yang pernah berkarier di Almere City. Sebelumnya, ada nama Ezra Walian yang memperkuat klub ini pada periode 2012-2014 dan 2017-2019. Kehadiran Haye diharapkan dapat menjadi tambahan kekuatan untuk Almere City yang berjuang keluar dari zona degradasi dan bertahan di Eredivisie.
Saat ini, Almere City tengah berusaha meningkatkan performa mereka di liga. Dengan pengalaman dan kemampuan Haye, manajemen dan para penggemar klub berharap sang gelandang mampu memberikan kontribusi besar dan mengangkat posisi klub dari papan bawah klasemen. Haye sendiri mengaku siap memberikan segalanya di lapangan demi membantu Almere City bertahan di kasta tertinggi sepak bola Belanda.





