Zidane Latih Prancis Usai Piala Dunia 2026, Kesepakatan Lisan Tercapai

Paris – Zidane Latih Prancis menjadi arah baru Timnas Prancis setelah Mahkamah internal federasi sepak bola setempat mencapai kesepakatan lisan dengan Zinedine Zidane. Pelatih legendaris itu disebut akan menangani Les Bleus setelah Piala Dunia 2026 dan menggantikan Didier Deschamps, sebagaimana dirangkum dari laporan detik mengutip media-media Prancis.
Ketertarikan agar Zidane Latih Prancis sebenarnya sudah muncul sejak dua tahun terakhir. Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) secara konsisten memantau kesiapan Zidane, meski sang legenda sempat menimbang sejumlah opsi sebelum akhirnya condong menerima tawaran tim nasional.
Dalam periode tersebut, Zidane juga dikabarkan masuk radar Paris Saint-Germain dan Real Madrid. Namun, alih-alih kembali ke level klub, Zidane justru memilih fokus pada proyek jangka panjang bersama Timnas Prancis.
Kesepakatan verbal antara Zidane dan FFF telah dicapai, dengan skema Zidane Latih Prancis secara resmi setelah Piala Dunia 2026 berakhir. Dengan demikian, era Didier Deschamps sebagai pelatih kepala akan ditutup usai turnamen tersebut.
Meski Real Madrid disebut sempat membuka peluang untuk merekrut Zidane untuk periode ketiga, mantan pelatih Los Blancos itu dinilai tidak tertarik kembali ke Santiago Bernabeu. Zidane disebut merasa babaknya bersama klub raksasa Spanyol tersebut telah selesai.
Zidane sendiri memilih bersikap tertutup soal kesepakatan tersebut. Ia menegaskan tidak ingin isu pergantian pelatih mengganggu persiapan Timnas Prancis yang saat ini masih berada di bawah arahan Deschamps menjelang Piala Dunia.
Dengan kesepakatan ini, Zidane Latih Prancis diproyeksikan menjadi salah satu agenda besar sepak bola Eropa pasca Piala Dunia 2026, sekaligus menandai kembalinya Zinedine Zidane ke panggung internasional sebagai pelatih kepala Timnas Prancis di bawah naungan Federasi Sepak Bola Prancis.






