Alaku

FIFA Larang Paul Jawa Bela Timnas Indonesia, Ini Alasannya

FIFA Larang Paul Jawa Bela Timnas Indonesia, Ini Alasannya / dok sg

Jakarta – Dalam upaya memperkuat Timnas Indonesia menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2026, proses naturalisasi pemain keturunan di Eropa terus dilakukan. Empat pemain baru yang telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) adalah Ole Romeny, Emil Audero, Dean James, dan Joey Pelupessy. Mereka juga sudah merampungkan proses perpindahan federasi.

Laga Krusial Timnas Indonesia

Timnas Indonesia akan menghadapi Australia pada matchday ketujuh Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang berlangsung pada Kamis, 20 Maret 2025, di Sydney Football Stadium. Laga ini menjadi tantangan besar bagi skuad asuhan Patrick Kluivert untuk mengamankan tiket ke babak berikutnya.

Mengapa Paul Jawa Tak Bisa Membela Timnas Indonesia?

Salah satu pemain yang menjadi sorotan adalah Paul Jawa, winger muda berusia 20 tahun yang bermain untuk klub kasta keempat Liga Prancis, FC Fleury 91. Meskipun namanya bernuansa Jawa, Paul Jawa tidak memiliki darah keturunan Indonesia. Nama lengkapnya, Paul America Mara Jawa, justru berasal dari garis keturunan Sudan dan Sudan Selatan.

FIFA tidak mengizinkan Paul Jawa memperkuat Timnas Indonesia karena ia telah mencatatkan lebih dari tiga penampilan untuk tim nasional Sudan Selatan. Berdasarkan data dari Transfermarkt, Paul Jawa telah bermain 10 kali untuk timnas Sudan Selatan sejak debutnya pada Juni 2023.

Aturan FIFA yang Menghalangi Naturalisasi

Menurut regulasi FIFA, pemain yang ingin berpindah federasi tidak boleh memiliki lebih dari tiga caps untuk tim senior sebelumnya. Hal ini membuat Paul Jawa tidak memenuhi syarat untuk dinaturalisasi meskipun dia bersedia membela Timnas Indonesia.

Kasus Serupa dengan Joel Veltman

Kasus Paul Jawa mirip dengan Joel Veltman, bek senior timnas Belanda yang saat ini bermain untuk Brighton & Hove Albion. Meskipun memiliki darah keturunan Indonesia dan menunjukkan ketertarikan untuk bermain di Timnas Indonesia, ia tidak bisa dinaturalisasi karena telah mencatatkan 28 penampilan untuk timnas Belanda.

Fokus Timnas Indonesia

Meskipun berbagai tantangan muncul dalam proses naturalisasi, Timnas Indonesia terus berfokus mempersiapkan skuad terbaik untuk menghadapi Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dukungan penuh dari para penggemar menjadi kunci untuk membakar semangat Garuda dalam meraih hasil terbaik.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Alaku

Iklan